-LeNa AfRidA-











{March 7, 2008}   Who is Architect?

Seputar tentang profesi arsitek ini kalau dari definisi arti etimologis architecton adalah “kepala tukang”, jadi awal-awal sempat terpikirkan adalah “jadi selama ini cita-cita gue jadi arsitek sebenarnya statusnya untuk jadi tukang???”[sempet pesimis!!!] ternyata setelah melewati kuliah di jurusan ini sampai ke tingkat tiga belajar  tiap semester 1 mata kuliah berbobot 12 sks nama mautnya PERANCANGAN ARSITEKTUR…jujur yang dirasakan selama ini adalah harus banyak mempromosikan konsep andalan yang telah dibuat…dan berdebat dengan fasilitator dan berdebat lagi dengan reviewer internal[dosen...tetep aja parah...mereka kan kebanyakan juga arsitek!!!] eksternal[orang-orang praktisi loh...kayak konsultan,arsitek,pengembang...mati ga lo!!!] dan berkali-kali di kritik “naif sekali kamu???bodoh sekali kamu???kamu tahu apa efeknya buat masyarakat???”[dan lain sebagainya yang benar-benar membuat gue jatuh bangun sendiri]

jadi arsitek itu perjalanannya sanggggaaaattt puanjang…4 tahun gelar S.Ars[notabene belum jadi arsitek lohh...tapi kerjanya seputar bidang rancang merancang dan art-lah...entah desain visual atau lain-lainnya]+2 tahun ambil profesi arsitek [notabene:kayaknya masih belum diakui arsitek handal...]profesi arsitek itu sendiri sebenarnya klasifikasinya bisa dibagi 4:

1.arsitek tidak berbakat dan tidak peduli : intinya gak bisa merancang dan bahkan gak peduli sasaran konsumennya yaitu masyarakat sendiri

2.arsitek berbakat dan tidak peduli : karya-karyanya keren,punya solusi keren[memberikan ide-ide cemerlang dari otak briliannya]tapi kenyataannya karyanya itu seakan-akan tidak memperhatikan yang paling dekat dengan masyarakat

3.arsitek tidak berbakat dan peduli :walaupun memberikan karya-karya yang konvensional tapi sangat berarti juga buat masyarakat

4.arsitek berbakat dan peduli : ini adalah orang yang sudah dicap arsitek handal!!![Gosh...I hope can be like this...but when??how??] 

setelah belajar profesi arsitek itu sendiri…arsitek dituntut terus berkarya berkarya dan berkarya [sampai akhir hayat...] dan yang terpenting:tidak cukup hanya belajar strata 1 kan???masih perlu pengakuan pendidikan…semakin tinggi strata yang diraih semakin TOP deh…[jadi inget kata-kata maut A-mild :Belum tua belum boleh ngomong???nb.kalo gue salah tolong koreksi ya...]

Pergumulan gue selama ini:”Aduh ya Tuhan????Haruskah aku ini jadi tua banget baru bisa jadi arsitek handal???”

dan semoga gue tetap berjuang sampai akhir hayat…dan bagi kamu-kamu yang bercita-cita arsitek “SEMANGAT!!!!” jangan pesimis dengan kehidupan arsitek ya…



et cetera